Arsip 2018:

May

Kebijakan Publik dalam Pusaran Perubahan Ideologi: Dari Kuasa Negara ke Dominasi Pasar

Perubahan dari masa Orde Baru menuju Reformasi, turut membentuk kepengaturan ulang bagi berjalannya akumulasi kapital dan relasi kekuasaan negara. Pada masa Orde Baru kekuasaan berjalan secara terpusat. Kebijakan publik menjadi kewenangan tunggal dari pemerintah di bawah kendali rezim otoritarian Soeharto. Walaupun liberalisasi pasar telah dibuka di pertengahan 1980-an, akan tetapi kepentingan akumulasi kapital harus bernegosiasi dengan rezim penguasa agar mendapatkan konsesi. Sementara kuasa pendisiplinan oleh negara menjadi piranti agar rakyat menuruti kehendak penguasa. Proses demokrasi dikekang dengan dalih stabilitas dan pembangunan ekonomi nasional. Gerakan rakyat didepolitisasi dengan kebijakan massa mengambang (floating mass). Namun pada perkembangannya, perlawanan terhadap kuasa negara-kapitalistik versi Orde Baru tetap bermekaran. Pada tahun 1998, kuasa negara yang telah dibangun dan dipertahankan selama lebih dari 32 tahun pada akhirnya runtuh oleh angin perubahan. Krisis ekonomi, gerakan rakyat dan perpecahan di kelas elite menjadi pemantik jatuhnya rezim Soeharto. Seperti bunga di musim semi, cita-cita perubahan tumbuh bermekaran menghiasi era baru yang disebut “Reformasi”. Proses demokratisasi secara politik mulai terjadi. Akan tetapi bunga-bunga yang mekar itu mulai layu ketika ketimpangan ekonomi justru semakin melebar, ekonomi nasional terkoyak, dan pemaksaan “pembangunan” untuk tujuan akumulasi kapital telah mengorbankan rakyat kecil. Dapat dibilang, setelah terjerat oleh kuasa negara, Indonesia kini terkerangkeng dalam rezim dominasi pasar. Buku yang hadir dihadapan pembaca ini mengulas tentang kebijakan publik di Indonesia yang berada dalam pusaran perubahan ideologi dari kuasa negara ke dominasi pasar. Perubahan rezim dan relasi kuasa, turut merubah proses kepengaturan yang dilakukan oleh negara, kekuatan bisnis, dan gerakan rakyat. Buku ini dengan pendekatan studi kritis, analisis historis dan komparatif menyediakan analisis  tajam terhadap kondisi ekonomi politik Indonesia pasca 20 tahun Reformasi. Buku ini menunjukan bahwa di tengah keruwetan politik, ekonomi, dan sosial-budaya di Indonesia, selalu ada alternatif lain untuk membawa perubahan ke arah keadilan, kesejahteraan dan kemakmuran bagi  sebagian besar rakyat.

Book Launching and Review “Ilmu Administrasi Publik di Indonesia: Mencari Identitas?” (Public Administration Science in Indonesia: In search of Identity

[av_slideshow_accordion slide_type=’image-based’ link=’category’ wc_prod_visible=” prod_order_by=” prod_order=” items=’5′ offset=’0′ size=’magazine’ autoplay=’false’ interval=’5′ title=’active’ accordion_align=” custom_title_size=” custom_excerpt_size=” av-medium-font-size-title=” av-small-font-size-title=” av-mini-font-size-title=” av-medium-font-size=” av-small-font-size=” av-mini-font-size=”]
[av_slide_accordion id=’4629′ title=” link=” link_target=”][/av_slide_accordion]
[av_slide_accordion id=’4628′ title=” link=” link_target=”][/av_slide_accordion]
[av_slide_accordion id=’4627′ title=” link=” link_target=”][/av_slide_accordion]
[av_slide_accordion id=’4626′ title=” link=” link_target=”][/av_slide_accordion]
[av_slide_accordion id=’4625′ title=” link=” link_target=”][/av_slide_accordion]
[/av_slideshow_accordion] read more

Peluncuran dan Bedah Buku Ilmu Administrasi Publik di Indonesia: Mencari Identitas?”

[av_slideshow_accordion slide_type=’image-based’ link=’category’ wc_prod_visible=” prod_order_by=” prod_order=” items=’5′ offset=’0′ size=’magazine’ autoplay=’false’ interval=’5′ title=’active’ accordion_align=” custom_title_size=” custom_excerpt_size=” av-medium-font-size-title=” av-small-font-size-title=” av-mini-font-size-title=” av-medium-font-size=” av-small-font-size=” av-mini-font-size=”]
[av_slide_accordion id=’4629′ title=” link=” link_target=”][/av_slide_accordion]
[av_slide_accordion id=’4628′ title=” link=” link_target=”][/av_slide_accordion]
[av_slide_accordion id=’4627′ title=” link=” link_target=”][/av_slide_accordion]
[av_slide_accordion id=’4626′ title=” link=” link_target=”][/av_slide_accordion]
[av_slide_accordion id=’4625′ title=” link=” link_target=”][/av_slide_accordion]
[/av_slideshow_accordion] read more

Religion, Commodity and Power

MAP Corner and MKP Club held discussions on the theme of Religion, Commodification and Power. This discussion brought Abdul Gaffar Karim, a lecturer of DPP UGM as a lighter discussion. This discussion is part of the 20th anniversary of the reformation of Indonesia.

For starters, Gaffar tells about the history of the relationship between religion and politics. Based on his literature search, there is a link between the development of agriculture and politics and religion. This is because agriculture (cropping) causes excess food to be stored. This is different from the previous way of life, that is hunting. The need to manage these food deposits creates a clash of interests called politics. read more

Agama, Komodifikasi, dan Kekuasaan

MAP Corner dan Klub MKP menyelenggarakan diskusi dengan tema Agama, Komodifikasi dan Kekuasaan. Diskusi ini mendatangkan Abdul Gaffar Karim, dosen DPP UGM sebagai pemantik diskusi. Diskusi ini merupakan bagian dari peringatan 20 tahun reformasi.

Sebagai permulaan, Gaffar menceritakan tentang sejarah kemunculan hubungan antara agama dan politik. Berdasarkan penelusuran literatur yang ia lakukan, ada kaitan antara perkembangan agrikultur dengan politik dan agama. Ini dikarenakan agrikultur (cocok tanam) menimbulkan kelebihan makanan untuk disimpan. Ini berbeda dengan cara hidup sebelumnya, yaitu berburu. Kebutuhan untuk mengelola simpanan makanan ini memunculkan benturan kepentingan yang disebut politik. read more