Religion, Commodity and Power

MAP Corner and MKP Club held discussions on the theme of Religion, Commodification and Power. This discussion brought Abdul Gaffar Karim, a lecturer of DPP UGM as a lighter discussion. This discussion is part of the 20th anniversary of the reformation of Indonesia.

For starters, Gaffar tells about the history of the relationship between religion and politics. Based on his literature search, there is a link between the development of agriculture and politics and religion. This is because agriculture (cropping) causes excess food to be stored. This is different from the previous way of life, that is hunting. The need to manage these food deposits creates a clash of interests called politics. read more

Agama, Komodifikasi, dan Kekuasaan

MAP Corner dan Klub MKP menyelenggarakan diskusi dengan tema Agama, Komodifikasi dan Kekuasaan. Diskusi ini mendatangkan Abdul Gaffar Karim, dosen DPP UGM sebagai pemantik diskusi. Diskusi ini merupakan bagian dari peringatan 20 tahun reformasi.

Sebagai permulaan, Gaffar menceritakan tentang sejarah kemunculan hubungan antara agama dan politik. Berdasarkan penelusuran literatur yang ia lakukan, ada kaitan antara perkembangan agrikultur dengan politik dan agama. Ini dikarenakan agrikultur (cocok tanam) menimbulkan kelebihan makanan untuk disimpan. Ini berbeda dengan cara hidup sebelumnya, yaitu berburu. Kebutuhan untuk mengelola simpanan makanan ini memunculkan benturan kepentingan yang disebut politik. read more

Indocement’s CSR as Social Responsibility or a Trojan Horse for Capital Expansion?: Dynamics of Conflict over Cement Factory Construction in Pati

This research aims to determine the dynamics of the struggle between social actors such as the government, Indocement Ltd., the pro community, and the contra community in responding to the Indocement CSR program in Pati and the relationship between the Indocement CSR program and the expansion efforts carried out by PT Indocement to Pati Regency through their subsidiaries, namely PT Sahabat Mulya Sakti (SMS). This research uses an argumentative-deliberative approach which emphasizes the argumentative nature of the critical method, as well as its more discursive-deliberative style, a continuous openness to criticism and anti-criticism as a continuum movement towards increasingly deeper truth. Using political economy analysis, we found that 1) Indocement’s CSR was carried out in Pati as an effort to facilitate their capital expansion which met strong resistance from the community against the cement factory; 2) During the five years of Indocement’s CSR in Pati, almost 90 programs implemented have not been able to empower the community or can be called failures. read more

The AHP-SWOT Analysis of Strategies for Disaster Risk Reduction in Tourist Area of Borobudur, Indonesia

The AHP-SWOT Analysis of Strategies for Disaster Risk Reduction in Tourist Area of Borobudur, Indonesia

Dr. Erda Rindrasih, MURP, Dr. Ratminto, M.Pol.Admin, Kurnia Cahyaningrum Effendi, SIP, MPA, Dian Silviani, S.AP.

Seiring dengan meningkatnya mobilitas manusia dan meningkatnya konektivitas infrastruktur, risiko bencana diperkirakan akan meningkat, terutama di destinasi wisata alam seperti taman nasional. Di Indonesia, banyak destinasi wisata terkenal yang terletak di daerah yang rawan bencana, di mana hanya ada sedikit upaya untuk mengimplementasikan strategi dan program yang bertujuan untuk mengurangi risiko bagi wisatawan dan penduduk lokal. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi strategi untuk meningkatkan pengurangan risiko bencana di kawasan Borobudur Prambanan Yogyakarta, Indonesia, yang rentan terhadap bencana. Analisis AWOT (AHP+SWOT) digunakan untuk melakukan perbandingan berpasangan terhadap faktor-faktor yang ada untuk memprioritaskan faktor-faktor tersebut berdasarkan nilai eigen dan menghasilkan opsi-opsi strategis untuk meningkatkan pengurangan risiko bencana di daerah-daerah tujuan wisata. Temuan yang paling penting dari penelitian ini adalah bahwa penerapan kebijakan penggunaan lahan untuk meningkatkan pengembangan pariwisata dengan tetap mempertimbangkan dampak bencana merupakan hal yang sangat penting. Studi ini memperkuat landasan metodologis untuk menentukan strategi dalam mengurangi risiko bencana di kawasan pariwisata, khususnya dengan fokus pada kasus destinasi wisata Borobudur, Yogyakarta, dan Prambanan. read more